Kamis, 07 Juli 2011

Saat Tepat Mengajak Anak Diskusi Soal Seks


Sudah bukan zamannya para orangtua tutup mulut dan mencari alasan kala anak-anak bertanya bagaimana cara bayi dilahirkan ke dunia. Mengajak anak berbicara soal seksualitas, artinya bukan hanya seputar hubungan seks, sudah menjadi tugas orangtua dan sebaiknya dilakukan sedini mungkin. Demikian menurut Margery Fridstein, psikoterapis dari Denver dan penulis buku Grandparenting: A Survival Guide: How Better to Understand Yourself, Your Children, and Your Children’s Children.

Fridstein juga mengatakan, para orangtua tidak perlu mencemaskan anak akan mencoba-coba setelah berdiskusi soal seks dengan orangtuanya. "Banyak riset menyatakan, obrolan seputar seks dengan orangtua sudah dapat mengobati rasa penasaran anak. Saat anak bertanya-tanya tentang kehamilan Anda ataupun ibu dari temannya, itulah waktu yang tepat untuk membuka obrolan. Jadi, Anda dapat mulai mengajarkannya seputar seksualitas tanpa mencari waktu khusus," kata Fridstein lagi.

Pada saat baru mendengar, mungkin anak belum paham sepenuhnya. Tapi yang terpenting, Anda telah membuka wawasannya bahwa pembicaraan seputar organ tubuh, payudara, atau bahkan hubungan seks itu bukanlah pembicaraan yang tabu sifatnya. Dengan begitu, Anda akan menjadi tempat utamanya untuk bertanya dan berbagi hingga besar nanti, bila ia mendengar atau mendapat informasi tertentu seputar seksualitas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar