Selasa, 02 Agustus 2011

Kurma dan Zam-zam di Masjid Al Fairuz

Ingin buka puasa ala Masjid Nabawi, Jedah, Arab Saudi? Mampirlah ke Masjid Al Fairuz, Pekalongan. Setiap puasa, masjid ini menyediakan buka bersama kurma dan air zam-zam.
Masjid ini memang baru. Dibangun mulai 2004 oleh pengusaha batik Pekalongan, H Abdullah Machrus. Meski belum jadi 100 persen, namun masjid ini sudah bisa dipakai beribadah sejak 2004.
Arsitektur masjid ini berkiblat ke Masjid Nabawi, Jedah, Arab Saudi. Maka, saat berbuka puasa pun mengikuti cara berbuka di Masjid Nabawi.
Berdiri di lahan 7.000 meter persegi, masjid ini amat megah dan mewah. Pelataran parkir pun luas. Sehingga, banyak para pelancong yang datang di sini. Apalagi, di sampingnya dibangun kios-kios, terutama menjual batik Pekalongan. Masjid ini juga bisa menampung 2.000 jemaah.
Sejak 2007, pelataran juga digunakan untuk pusat kuliner setiap bulan Ramadhan. Sehingga, masjid ini menjadi tujuan wisata baru, selain tepat ibadah.
Keunikan dalam berbuka puasa membuat masjid ini semakin populer dan menarik warga, termasuk pendatang. Pihak masjid menyediakan 30 galon air zam-zam dan 30 dos kurma yang didatangkan dari Arab Saudi. Sehingga, jemaah bisa berbuka puasa ala Masjid Nabawi, menyantap kurma dan meminum air Zam-zam.

1 komentar:

  1. dapat info ttg masjid alfairus darimana? asli pekalongan ya?
    btw thanks

    BalasHapus