Minggu, 13 November 2011

Bila Payudara Meradang:Breast


Adanya mastisis biasanya menandakan gaya hidup dan pola menyusui yang tidak benar, seperti ketidak teraturan menyusui , serin g memberikan susu formula untuk menggantikan ASI atau tidak memompa payudara teratur. Selain itu kelelahan dan stress juga bisa menurunkan kekebalan tubuh si ibu sehingga timbul radang. Agar mastisis tidak terjadi factor-faktor penyebabnya harus diperbaiki.Kiat menghindari radang payudar
1. Keluarkan kelebihan ASI dengan segera. ASI yang tidak dikeluarkan akan menumpuk didalam payudara yang dapat berujung peradangan
2. Susui bayi sesering mungkin dan jangan memperpanjang jarak antar tiap waktu menyusui
3. Jika payudara sudah terasa penuh oleh ASI, bujuklah bayi untuk menyusui. Anda tidak perlu menunggu sampai bayi merasa lapar

Cara Mengatasi Radang Payudara
a. Istirahat
Istirahat akan menghilangkan stress dan meningkatkan kekebalan tubuh anda kembali

b. Kompres Payudara
Secara bergantian kompreslah payudara anda dengan kompres air hangat dan dingin. Kompres dingin untuk menghilangkan rasa nyeri, sedangkan kompres panas membantu mengurangi peradangan

c. Pijatan daerah yang sakit
Pemijatan akan meningkatkan sirkulasi, mengurangi penyumbatan payudara serta membantu meningkatkan faktor imunitas di payudara. Pijatlah payudara anda sambil mandi air hangat atau merendam air hangat.
d. Jangan berhenti Menyusui
Meskipun Payudara meradang, Penghentian infeksi kuman penyakit pada payudara yang dapat berlanjut menjadi abses payudara (payudara bernanah)

e. Susuilah lebih sering d ipayudara yang meradang
Susuilah payudara yang meradang sampai kosong, karena apabila ada yang tersisa akan lebih mudah terinfeksi lagi. Sebaiknya langsung susui bayi (jangan dipompa) kecuali jika terpaksa karena bayi menolak menyusu, keluarkan ASI dengan tangan atau pompa.
Mulailah menyususi dengan payudara yang sehat, setelah itu baru gantike payudara yang sakit. Cara ini akan mengurangi nyeri saat menyusui.
f. Apabila bayianda menolak menyusui payudara yang meradang
Ini dapat disebabkan karena peradangan kelenjar susu meningkatkan kadar sodium (garam) pada ASI sehingga rasanya jadi asin. Kebanyakan bayi tidak menyadari rasa asin ini, tetapi ada bayi yang menolak untuk meminumnya. Apabila bayi anda menolak, mulailah menyusui dari payudara yang sehat, baru selanjutnya tukar ke payudara yang meradang.
g. Apabila peradangan terus berlanjut, segeralah ke dokter.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar