PPC Iklan Blogger Indonesia

Jumat, 15 April 2011

Sunan Bonang

Sunan Bonang nama aslinya adalah Maulana Makdum Ibrahim, atau Raden Ibrahim. Makdum adalah gelar untuk seorang ulama besar, yang berarti orang yang dihormati. Ia putra dari Sunan Ampel, dari perkawinannya dengan Dewi Candrawati.

Dari perkawinannya dengan Dewi Hiroh, ia memperoleh seorang putri bernama Dewi Rukhil yang kemudian diperistri oleh Sunan Kudus. Setelah belajar agama Islam di Pasai, Aceh, Sunan Bonang kembali ke Tuban, Jawa Timur untuk mendirikan pondok pesantren. Santri-santri yang belajar kepadanya datang dari berbagai pelosok Nusantara. Dalam menyebarkan agama Islam ia selalu menyesuaikan dengan corak kebudayaan Jawa. Ia menggunakan pertunjukan wayang sebagai media dakwahnya. Lagu gamelan wayang berisikan pesan-pesan ajaran agama Islam. Setiap bait lagu diselingi oleh syahadatain (ucapan dua kalimat syahadat). Gamelan itu kini dikenal dengan istilah sekaten.

Kegiatan dakwah Sunan Bonang dipusatkan di sekitar Jawa Timur, terutama di daerah Tuban. Pesantrennya dijadikan basis tempat mendidik para santrinya. Sunan Bonang memberikan pendidikan agama Islam secara khusus dan mendalam kepada Raden Fatah, putra raja Majapahit Prabu Brawijaya V, yang kemudian menjadi Sultan Demak. Catatan pendidikannya itu kini disebut Suluk Sunan Bonang, atau Primbon Sunan Bonang, yang sampai sekarang masih tersimpan di Universitas Leiden, negeri Belanda. Sunan Bonang wafat pada tahun 1525 dan dimakamkan di Tuban, Jawa Timur.

semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

morzing.com dunia humor dan amazing!