
JAKARTA – Upaya perekrutan oleh kelompok Negara Islam Indonesia (NII) dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah menjanjikan syurga kepada anggotanya yang menyerahkan sejumlah uang.
Seorang warga sebuah kota di Jawa Barat mengaku pihaknya pernah didatangani sejumlah santri dari sebuah pesantren besar di Jawa Barat. Santri itu meminta bergabung dengan kelompok tersebut. Mereka menganggap warga di luar pesantren masih kafir dan harus dikembalikan ke jalan yang benar.
“Mereka meminta saya membayar Rp2,5 juta, katanya untuk beli sapi. Kalau sudah bayar, saya dijamin masuk surga. Selain itu, saya diharuskan pula membayar infaq setiap bulan,” ujar pria tersebut dalam dialog dengan Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar, hari ini.
Ia menyebutkan, santri tersebut berasal dari pesatren terbesar di Jawa Barat. Mereka menggunakan ayat-ayat Al Quran untuk membujuk targetnya. “Saya diminta ikut mereka. Saya menolak, tapi mereka memaksa saya terus. Mereka itu aktif mendatangani rumah-rumah. Yang membuat saya jengkel itu karena saya dibilang kafir,” tegas pria tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Boy meminta masyarakat jangan mudah ditipu karena gerakan NII ini arahnya ke penipuan. “Kita tidak akan berdiam diri jika ada tindakan ke arah makar. Laporkan ke kami semua tindakan yang mencurigkan.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar