PPC Iklan Blogger Indonesia

Jumat, 15 Juli 2011

Curhat Kepada Keluarga atau Teman:"Obat Cegah Bunuh Diri"

Biasakanlah hidup bersosialisasi, banyak teman, banyak saudara sehingga banyak tempat untuk berkeluh kesah. Tren bunuh diri Jakarta dengan menjadikan gedung meningkat. Umumnya para pelaku memilih mal dan gedung bertingkat sebagai media. Misalnya saja baru-baru ini kasus orang bunuh diri terjadi di Plaza FX, Blok M, hingga Plaza Gajah Mada.

Sebenarnya hal itu bisa dicegah ketika keluarga atau teman memberikan ruang untuk curhat.

"Banyak pelaku yang mengurungkan niat mereka untuk bunuh diri karena sesaat sebelumnya mereka didampingi oleh orang lain yang sudi mendengarkan keluh kesah mereka, " kata psikolog forensik Universitas Bina Nusantara Jakarta, Reza Indragiri Amriel.

Dari banyaknya orang bunuh diri semacam ini, sepatutnya harus diseriusi dengan menyediakan jasa-jasa semacam hotline number. Ini supaya masyarakat dapat tetap menemukan teman berbagi saat tengah dirundung persoalan.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO sampai tahun 2008, Indonesia belum memiliki data kuantitatif perihal insiden bunuh diri. Kementrian Kesehatan juga tidak punya data akurat tentang bunuh diri. Namun, sebagai perbandingan, setiap tahunnya ada sekitar satu juta orang yang tewas akibat bunuh diri.

Ini setara dengan angka kematian global sebanyak 16 jiwa per setiap 100 ribu orang, atau 1 kematian setiap 40 detik.

"Artinya, jumlah kasus bunuh diri yang kita saksikan adalah cuilan kecil dari jumlah kejadian bunuh diri yang sebenarnya," beber Reza.

Yang terpenting untuk mencegah ini semua adalah kematangan emosial individu harus terus di pupuk oleh keluarga. "Kematangan emosional sebagai kunci mengatasi problem hidup. Selain itu juga di sosialisasikan konsekuensi negatif setelah individu melakukan aksi nekadnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

morzing.com dunia humor dan amazing!